Kemajuan teknologi pada bidang kesehatan seharusnya dapat
dipergunakan untuk meminimalisir penyakit yang berkembang di masyarakat. Oleh
karena itu, keluarga sebagai masyarakat terkecil mesti cermat dalam penggunaan
teknologi untuk mengantisipasi terjadinya penyakit umum pada anak. Adapun
permasalahannya ialah sangat terbatasnya pengetahuan para ibu rumah tangga
sehingga sikap ketergantungan terhadap dokter atau klinik untuk menangani
penyakit yang timbul secara umum pada anaknya. Sistem pakar perlu dibuat untuk
memecahkan masalah tersebut. Adapun teknik representasi pengetahuan yang
digunakan pada sistem pakar ini adalah kaidah produksi dan teknik pelacakan.
Teknik pelacakan yang digunakan adalah teknik pelacakan ke depan (Forward
Chaining), dengan teknik penelusuran yang digunakan adalah Best First Search.
Hasil yang didapat dari penguji adalah membuat sistem pakar untuk
mengidentifikasi penyakit umum pada anak berbasis mobile, dapat dijalankan
serta diakses secara mudah bagi para penggunanya dan meng-update secara
otomatis aturan (rule) ketika dimasukkan yang baru melalui aplikasi untuk
admin. Selain itu juga terdapat pemberitahuan tentang pentingnya menyediakan
obat di rumah sebelum panyakit itu datang. Dengan adanya sistem pakar ini
diharapkan dapat membantu para ibu rumah tangga yang tidak mengerti gejala
penyakit yang muncul maupun solusi untuk tindakan pada penyakit itu sendiri.
Sistem pakar ini juga dapat berguna untuk memberi informasi dan wawasan bagi
yang membutuhkannya.
Pendahuluan
Saat usia anak di bawah lima tahun, sistem kekebalan tubuh
mereka belum terbentuk secara sempurna. Akibatnya, anak bisa mudah terserang
berbagai macam penyakit. Namun, tidak perlu terlalu khawatir. Sebagian besar
penyakit anak bukan tergolong penyakit yang serius dan hanya menimbulkan rasa
tidak nyaman yang bersifat sementara. Melihat kondisi seperti itu penulis
mencoba membuat sistem yang digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan
terhadap anak. Karena petugas kesehatan memerlukan pengetahuan mengenai
penyakit yang dialami oleh si anak agar mengetahui dengan pasti penyakit apa
yang diderita dan kemudian tindakan apa yang harus segera dilakukan. Lebih
jelas lagi penyakit umum pada anak yang perlu diketahui gejala sekaligus
tindakan pertama apa yang perlu dilakukan oleh seorah petugas kesehatan maupun
ibu rumah tangga. Karena bila terjadi salah penanganan terhadap penyakit anak
maka akan berimbas kepada perkembangan tubuhnya dimasa depan.
Masalah yang ada dan berkaitan langsung dengan penyakit anak
sehingga dibutuhkan sistem pakar untuk mengidentifikasi penyakit umum pada
anak. Diantaranya biaya bagi masyarakat menengah kebawah dirasa cukup mahal
bila hanya ingin mengkonsultasikan ke rumah sakit atau spesialis anak untuk
mengetahui penyakit umum yang dialami oleh anak. Dan juga waktu yang terbatas
bagi kalangan menengah untuk mengkonsultasikan penyakit anaknya ke spesialis
anak. Tujuan penulisan dari tugas akhir ini adalah membuat aplikasi sistem pakar
yang berbasis mobile untuk mengidentifikasi penyakit umum pada anak. Diberikan
batasan masalah untuk mengidentifikasi penyakit umum pada anak berbasis mobile
yang dirancang khusus hanya untuk penyakit umum pada anak. Yang dapat
memberikan kesimpulan kepada dokter untuk melakukan diagnosa. Dengan telepon
selular sebagai media yang digunakan untuk implementasi. Pembuatan sistem pakar
untuk mengidentifikasi penyakit umum pada anak menggunakan waterfall model.
Metode ini pertama kali diperkenalkan Winston Royce tahun 1970.
Waterfall model adalah sebuah metode pengembangan software
yang bersifat sekuensial dan terdiri dari lima tahap yang saling terkait dan
mempengaruhi. Yaitu, Requerement, Design, Implementation, Intregation dan
Maintenance
Landasan Teori
Konsep Dasar Kecerdasan Tiruan
Artificial
Intelligence /AI merupakan bagian tengah atau inti dari ilmu komputer dan
merupakan salah satu ilmu dasar dari ilmu komputer yang harus dipahami, bila
kita ingin membuat perangkat lunak dengan penerapan konsep Artificial
Intelligence
dalam memecahkan persoalan yang ada di dunia ini, sehingga
keberadaannya mutlak harus ada. Karena kecerdasan tiruan adalah ilmu yang
berdasarkan proses manusia berpikir, maka penelitian bagaimana proses manusia
berpikir adalah hal yang pokok. Hasil akbar dari semua proses berpikir tersebut
disebut tujuan (goal). Berdasarkan fakta-fakta yang ada keterangan diatas, maka
komputer dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mengambil keputusan.
Sistem Pakar
Menurut Siswanto
(2005), sistem pakar atau sistem berbasis pengetahuan adalah yang paling banyak
aplikasinya dalam membantu menyelesaikan masalah-masalah dalam dunia nyata.
Perangkat lunak ini dapat sekali dijalankan oleh perangkat komputer pribadi,
sehingga untuk aplikasi kecerdasan tiruan ini dapat dilakukan dengan mudah dan
dengan biaya yang relatif lebih murah. Komputer yang berbasis sistem pakar
adalah program komputer yang mempunyai pengetahuan yang berasal dari manusia
yang berpengetahuan luas dalam suatu domain tertentu, pengetahuan di sini
adalah pengetahuan manusia yang sangat minim penyebarannya, mahal dan serta
susah untuk di dapatkannya.
Komponen Sistem pakar
Bila si pakar menemukan pengetahuan dan aturan-aturan yang
baru dari pengalaman bekerja. Sebuah sistem pakar dapat berjalan karena adanya
komponen-komponen yang saling barhubungan. Tidak adanya salah satu komponen
akan menyebabkan sistem pakar tidak dapat digunakan. Menurut Siswanto
(2005) komponen-komponen sistem pakar
tersebut adalah sebagai berikut:
1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base), Basis
pengetahuan merupakan representasi dari pengetahuan (knowledge representation)
dari seorang pakar. Basis pengetahuan tersusun atas fakta yang berupa obyek dan aturan (rule). Daftar fakta-fakta (facts
list) berisikan hasil observasi dan sesuatu kenyataan yang dibutuhkan selama
pengolahan. Basis pengetahuan ini adalah inti dari pemrograman sistem pakar
yang menyimpan informasi dan aturan-aturan bagi sistem pakar.
2. Mesin
Inferensi (Inference Engine) yaitu Mesin inferensi merupakan bagian sistem
pakar yang mengandung mekanisme fungsi berpikir dan pola pola penalaran sistem
yang digunakan oleh seorang pakar. Mekanisme ini juga berguna untuk menguji
aturan dalam urutan tertentu untuk mencari yang sesuai dengan kondisi awal atau
yang sedang berjalan. Kemudian diarahkan untuk mengendalikan langkah-langkah
yang diambil untuk menyelesaikan masalah.
Teknik Penelusuran (Searching)
A. Teknik Depth-First Search
Adalah teknik penelusuran data pada node-node secara
vertical dan sudah terdefinisi, misalnya kiri ke kanan, keuntungan pencarian
dengan teknik ini adalah bahwa penelurusan masalah dapat di gali secara
mendalam sampai di temukannya kapasitas suatu solusi yang optimal. Kekurangan
teknik penelesuran ini adalah membutuhkan waktu yang sangat lama untuk ruang
lingkup masalah yang besar.
B. Teknik Breadth-First Search
Adalah teknik penelusuran data pada semua node dalam satu
level atau salah satu tingkatan sebelum ke level atau tingkatan di bawahnya.
Keuntungan pencarian daengan teknik ini adalah sama dengan depth first search,
hanya saja penelusuran dengan tehnik ini mempunyai nilai tambah, dimana semua
node akan di cek secara menyeluruh pada setiap tingkatan node. Kekurangan
teknik penelusuran ini terletak pada waktu yang dibutuhkan yang sangat lama
apabila solusi berada dalam posisi node terakhir sehingga menjadi tidak
efisien.
C.Teknik Best-First Search
Adalah teknik penelusuran yang menggunakan pengetahuan akan
suatu masalah untuk melakukan panduan pencarian ke arah node tempat dimana
solusi berada. Pencarian jenis ini dikenal juga sebagai heuristic. Pendekatan
yang dilakukan adalah mencari solusi yang terbaik berdasarkan pengetahuan yang
dimiliki sehingga penelusuran dapat ditentukan harus di mulai dari mana dan bagaimana
menggunakan proses terbaik untuk mencari solusi. Keuntungan jenis pencarian ini
adalah mengurangi beban komputasi karena hanya solusi yang memberikan harapan
saja yang diuji dan akan berhenti apabila solusi sudah mendekati yang terbaik.
Ini merupakan model yang menyerupai cara manusia mengambil solusi yang
dihasilkan merupakan solusi yang mutlak benar.
Analisa Masalah Dan Rancangan
Analisa Masalah
Faktor ketenangan dan kecerdasan orang tua dalam menyikapi
kondisi serta gejala yang timbul pada anak dirasa cukup penting. Karena sebelum
ditangani secara medis orang tua lah yang berperan sebagai spesialis anak.
Dokter yang sesungguhnya dikategorikan sebagai pihak kedua yang tau dan paham
akan penyakit yang dialami sang anak. Selain itu keterbatasan tenaga ahli dan
waktu sangat terbatas yang ada pada klinik. Seperti yang kita tahu bersama
bahwa penyakit bisa menyerang dimana saja, tak mengenal siapa orangnya dan
kapanpun waktunya. Pada pengembangan serta implementasi keseluruhan ke dalam
program, penulis menggunakan sistem operasi Windows, bahasa pemrograman JAVA,
database MYSQL, tools JavaME Sun Java (TM) Wireless Toolkit 2.5.1
Rancangan Sistem
Sistem pakar untuk mengidentifikasi penyakit umum pada anak
yang diusulkan ialah berbasis
mobile agar dapat memudahkan penerimaan informasi
secara cepat dan dapat segera mengambil tindakan terhadap penyakit yang muncul
pada anak. Sistem ini memiliki beberapa proses sebelum mencapai sebuah
keputusan yaitu proses pertanyaan dan proses memilih jawaban yang disediakan.
Kesimpulan
Sesuai dengan pembahasan mengenai sistem pakar untuk
mengidentifikasi penyakit umum pada anak, maka kesimpulan yang dapat
dikemukakan sebagai berikut. Sistem pakar yang dibuat ini dapat membantu
pemakai dalam mengidentifikasi penyakit umum pada anak dalam kehidupan
sehari-hari. Dapat mengefisienkan waktu
terutama dalam mengetahui gejala ringan yang timbul pada anak. Hal ini
disebabkan karena adanya komunikasi langsung antara pemakai dengan program,
sebagaimana layaknya berkomunikasi dengan pakarnya tanpa harus datang ke
klinik. Sistem pakar ini dapat
membantu ibu rumah tangga untuk lebih memperdalam pengetahuannya tentang
gejala penyakit yang muncul serta penanganan yang tepat agar tidak terjadi
penyakit yang memerlukan penanganan medis. Dengan semakin berkembangnya ilmu
pengetahuan dan teknologi, maka diharapkan sistem pakar dapat di update secara
berkala karena masih banyak gejala dan penyakit yang belum teridentifikasi,
sehingga data yang ada menjadi lebih up to date.
Daftar Pusataka
http://skripsijurnalteknikinformatika.blogspot.co.id/2014/12/jurnal-aplikasi-sistem-pakar-diagnosa.html
No comments:
Post a Comment